Bonjour Sinyorita, masih mantengin coretan Si Calon Diplomat kan?
Ya semoga coretan ini bisa menjadi amal Jariyah, bagi kita semua. Bagi kita
semua ya bukan hanya untuk saya. Coretan ini adalah lanjutan dari coretan
sebelumnya “Belajar Terbang-terbangan”, coretan kali ini lebih pas kalau disebut
“Belajar Menikmati Terbang-terbangan”.
Saya ingatkan coretan kali ini berbau relatif, jadi yang sudah belajar
relativitas (Fisika SMA Kelas XII) ataupun yang belum pasti bisa saja punya
pendapat lain.
Sinyorita
terbang dengan pesawat ataupun berpergian mengguanakan kendaraan umum apapun
sudah sewajarnya harus kita nikmati. Menikmati naik kereta api lebih baik
daripada kita hanya tidur sepanjang jalan kenangan di kereta api tersebut,
begitu pula saat naik kapal laut, menikmati mabuk laut di buritan kapal lebih
baik daripada sehat tetapi hanya tidur di ruang tunggu kapal. Toh, kawan biaya naik orang yang
menikmati dengan orang yang tidur tetap sama. Sekali lagi ini relatif.
Saat
naik pesawat kedua setelah dipindahkan tempat duduk kami tidak lagi di seat 23,
karena salah seorang pramugaranya bilang duduknya boleh di mana saja asal tidak
mengganggu yang lain, aya saya pun bilang kalau kita bisa duduk di Emergency
seat. Pelajaran untuk menikmati naik pesawat terbang adalah duduk di Emergency
seat. Tempat duduk ini istimewa lho, kalian bisa duduk dengan lebih leluasa di
sini. Daerah kakinya jauh lebih luas daripada tempat duduk yang lain. Sehingga
kita bisa menggerakkan kaki dengan bebas. Oh ya, kita juga akan mendapatkan
penjelasan khusus bagaimana cara duduk di Emergency seat. Nikmat yang lebih
nikmat daripada dua hal yang tadi adalah kita bisa dilatih bertanggung jawab,
karena tanggung jawab orang yang duduk di Emergency seat lumayan besar yaitu
menolong penumpang-penumpang untuk keluar lewat pintu darurat di samping
Emergency seat saat terjadi musibah. Nikmat bukan kawan-kawan relatif, makanya
saat di petugas boarding nanti
mintalah duduk di Emergency seat.
Tak
berapa lama setelah take off, ayah
saya dipanggil untuk bertemu Kapten Romi di kokpitnya dan saya tidak diajak.
Sebagai seorang calon diplomat yang sudah selesai membaca komik Conan seri 6
yang saya bawa, memutuskan untuk bisa menikmati pesawat meskipun tidak diajak
ke kokpit ^_^. “Nanti saat saya jadi diplomat saya akan merasakan ke kokpit”
celoteh hati saya. Hal yang pertama yang saya lakukan adalah mencoba toilet di
pesawat, mulanya ragu tapi karena memang sudah ingi ke toilet saya mencobanya.
Di penerbangan inilah saya pertama kalinya mencoba toilet di pesawat, mau tahu
rasanya? Coba saja pasti lega deh, oh ya saya sarankan untuk menjaga
keseimbangan ya, soalnya pesawat akan tetap mengalami turbulensi (guncangan
sedikit) saat kita di toilet. ^_^
Oh
ya saat masih di toilet pesawat saya bermaksud ingin memotret bagaimana
sebenarnya toilet pesawat itu, tapi saya ingat peraturan kalau menyalakan HP di
pesawat bisa menerima hukuman kurungan 2 tahun penjara, undang-undang yang
kembali kurang tegas pengawasannya, saya tidak jadi melakukannya. Setelah
selesai mencoba menggunakan toilet di pesawat saya kembali duduk dan ternyata
ayah saya masih ada di ruang kokpit. Saya membuka kembali komik Conan dan
membaca ulang bagian saat Conan ditipu oleh kedua orang tuanya sendiri.
Belum
selesai membaca ada pemberitahuan bahwa pesawat akan segera mendarat. Sabuk
pengaman mulai kembali dikenakan, setelah pesawat jgadagjgedugjgedagjgedug dan lampu tanda kenakan sabuk pengaman
sudah mati, ayah saya belum kembali ke tempat duduknya. Ya akhirnya, kawan
setelah giliran mengambil barang dari bagasi atas ayah saya kembali dating,
kalu tidak saya bisa kerepotan dengan 1 koper dan 2 tas. Setelah selesai dan
berjalan menuju pintu keluar ayah saya menyuruh saya untuk bersalaman dengan
Kak Romi di runag kokpit. Akhirnya, saya tidak perlu menunggu saat kelak
menjadi diplomat untuk masuk ke ruang kokpit. Dan yang membuat saya lebih
berkesan adalah saat bersalaman dengan Kak Romi, saya dikenalkan dengan
co-pilotnya yang berasal dari Belgia. Hebat bukan orang Indonesia menjadi tuan
rumah di negeri sendiri. ^_^






Tidak ada komentar:
Posting Komentar